Kamis, 13 September 2012

Kerapian Rambut Rasulullah


1.       Aisyah meriwayatkan,
“ Saya menyisir rambut Rasulullah saw., sementara saya dalam keadaan haid.”
(HR. Tirmidzi, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad)

2.       Anas bin Malik meriwayatkan,
“ Rasulullah saw., suka memperbanyak minyak rambut, merapikan jenggot, serta sering mengenakan penutup kepala hingga pakaian beliau menyerupai pakaian penjual minyak.”
(HR. Tirmidzi, dan Baihaqi)

3.       Aisyah meriwayatkan,
“ Rasulullah saw., suka mendahulukan anggota tubuh yang kanan ketika bersuci, menyisir rambut, dan ketika mengenakan sandal.”
(HR. Tirmidzi, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad)

4.       Abdullah bin Mughaffal meriwayatkan,
“ Rasulullah saw., melarang kami untuk merapikan rambut dengan berlebihan, kecuali hanya sesekali.”
(HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa’i, dan Ahmad)

5.       Seorang sahabat Rasulullah saw., meriwayatkan kepada Humaid bin Abdurrahman,
“ Rasulullah saw., hanya menyisir rambutnya sesekali.”
(HR. Tirmidzi)

Asy-Syamail al-Muhammadiyyah/Imam Tirmidzi/Kerapian Rambut Rasulullah/4 : 41-45